SEMARANG — Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) kembali menghadirkan inovasi dalam dunia pendidikan melalui Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Math is Healing: Reimagining Inclusive Learning through Well-Being & Hypnotherapy.” Kegiatan ini mengusung paradigma pembelajaran matematika yang tidak hanya berfokus pada kemampuan kognitif, tetapi juga memperhatikan kesehatan mental dan kesejahteraan peserta didik.
Inovasi Pembelajaran Matematika
FGD ini menghadirkan Nila Ubaidah, selaku Kaprodi Magister Pendidikan Matematika UNISSULA, sebagai narasumber. Beliau dikenal aktif mengembangkan pembelajaran matematika yang inklusif, humanis, dan berbasis teknologi.
Dalam forum ini, peserta diajak melihat matematika dari perspektif yang lebih luas. Matematika tidak lagi dipandang hanya sebagai angka dan rumus, tetapi juga dapat menjadi media yang membantu menciptakan pengalaman belajar yang lebih positif dan bermakna.
-
14 April 2026
Informasi kegiatan FGD “Math is Healing” dipublikasikan oleh FKIP UNISSULA.
-
17 April 2026
Pelaksanaan FGD secara daring melalui Zoom Meeting mulai pukul 10.00 WIB.
-
Well-Being & Hypnotherapy
Pendekatan pembelajaran diarahkan untuk mengurangi math anxiety, meningkatkan rasa percaya diri, serta menciptakan pengalaman belajar matematika yang lebih inklusif dan menyenangkan.
Melalui kegiatan ini, UNISSULA membuka ruang kolaborasi bagi pendidik, mahasiswa, peneliti, dan praktisi pendidikan untuk merancang masa depan pembelajaran matematika yang lebih berkeadilan dan berempati. Sejalan dengan semangat Kampus BIRRUL WALIDAIN, UNISSULA terus mendorong pendidikan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga bermakna secara spiritual dan emosional.


